Rabu, 29 April 2020

Bimbingan Konseling Pra Nikah Dan Manfaat Nikah Muda Menurut Islam

Bimbingan pra nikah merupakan kegiatan yang di tujukan untuk anak anak muda atau calon pengantin atas rencana pernikahannya. Para calon pengantin datang kepada konselor atau KUA (Kantor Urusan Agama) untuk meminta proses bimbingan. Bimbingan pra nikah dianggap penting karena awal terbinanya kehidupan rumah tangga sangat bergantung pada pembekalan awal sebelum calon pengantin melangsungkan pernikahan. Konseling pernikahan atau yang biasa disebut marriage, adalah upaya membantu pasangan calon pengantin yang bertujuan agar mereka dapat berkembang dan memecahkan masalah yang dihadapinya melalui cara cara yang saling menghargai, toleransi, dan komunikasi sehingga ketika sudah berkeluarga mereka mejadi mandiri, berkembang dan tentunya menjadi pasangan yang sakinnah, mawwadah warrahmah. Berdasarkan KepDirjen Bimas Islam No.373/1917, pelaksanaan Bimbingan Perkawinan dapat berupa Bimbingan tatap muka atau bimbingan mandiri. Untuk bimbingan perkawinan  dilaksanakan selama 2 hari.

Banyak orang yang enggan melakukan nikah muda karena dianggap berisiko. Mereka  beralasan umur yang masih belia, belum punya pengalaman hidup hingga emosi yang masih labil. Semua itu ditakutkan menjadi faktor pemicu keretakan rumah tangga atau bahkan perceraian. Sebagai gantinya, mereka memilih jalan berpacaran untuk menyalurkan hasrat cintanya. Pacaran dianggap sebagai tindakan wajar, setidaknya lebih aman daripada terburu-buru menikah. Itu adalah pemikiran yang salah karena di dalam agama islam tidak mengajarkan untuk pacaran tetapi taaruf, karena berpacaran akan menimbulkan hal hal yang tidak di inginkan oleh kita bahkan sampai melakukan zina, dan itu merupakan dosa besar. Karena di dalam islam ketika seseorang sudah siap sebaiknya di segerakan untyuk menikah. 

Allah berfirman dalam Al-Quran yang artinya “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui.” (QS. an-Nur: 32) dan hadits Nabi yang artinya “Wahai pemuda, barang siapa di antara kalian telah mampu maka hendaknya menikah, karena ia lebih menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, sebab ia dapat mengekangnya.” (HR. Bukhari). Dari kedua dalil tersebut menganjurkan kepada kita agar menyegerakan menikah karena banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan, ada beberapa manfaat menyegerakan nikah atau nikah muda yaitu:
1. Menghindari Dosa Pacaran 
2. Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda
3. Berkesempatan Memilii Banyak Keturunan
4. Hidup Lebih Berwarna
5. Lebih Mudah Menghadapi Masalah 
6. Terhindar Dari Fitnah
7. Lebih Bahagia
8. Melatih Mental Anak
9. Romantisme Masih Kuat
10. Menyiapkan Masa Depan Lebih Matang
11. Melatih Kedewasaan
12. Punya Kesempatan Melihat Cucu
13. Hubungan Lebih Energik
Banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan, mungkin ada lagi manfaat yang belum saya sampaikan. Intinya jangan menunda nunda proses pernikahan sebab  kita akan kehilangan banyak manfaat dan terhindar dari dosa dosa yang tidak di inginkan.

Jumat, 17 April 2020

PENTINGNYA BERKOMUNIKASI

Sebagai makhluk sosial manusia senantiasa ingin berhubungan dengan manusia lainnya. Jika orang tidak pernah berkomunikasi dengan orang lain maka dia akan merasa terisolasi dari masyarakat atau lingkungannya. Pengaruh dari keterisolasian ini akan menimbulkan depresi mental yang pada akhirnya membawa orang kehilangan keseimbangan jiwa. Oleh karena itu menurut Dr. Everett Kleinjan dari east west center hawai, komunikasi sudah merupakan bagian kekal dari kehidupan manusia seperti halnya bernafas. Sepanjang manusia ingin hidup maka ia perlu berkomunikasi.

Profesor Wilbur Schramm menyebut bahwa komunikasi dan masyarakat adalah dua kata kembar yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Sebab tanpa komunikasi tidak mungkin masyarakat terbentuk, sebaliknya tanpa masyarakat maka manusia tidak mungkin dapat mengembangkam komunikasi.

Menurut teori dasar biologi manusia ingin berkomunikasi dengan manusia lainnya itu karena adanya dua kebutuhan, yakni kebutuhan untuk mempertahankan kelamgsungan hidupnya dan kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Harold D Lasswell salah seorang peletak dasar ilmu komunikasi lewat ilmu politik menyebut tiga fungsi dasar yang menjadi penyebab mengapa manusia perlu berkomunikasi:
1. Hasrat manusia untuk mengontrol lingkungannya. Melalui komunikasi manusia dapat mengetahuai peluang peluang yang dapat di manfaatkan untuk kelangsungan hidupnya serta menghadapi segala ancaman yang akan menimpa alam sekitarnya. Bahkan dengan komunikasi manusia dapat mengembangkan pengentahuannya dengan cara belajar dari pengalaman ataupun informasi yang didapat dari lingkungannya.
2. Upaya untuk dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Proses kelanjutan suatu masyarakat itu adalah bagaimana selanjutnya beradaptasi dengan lingkungannnya. Penyesuaian ini dilakukan agar manusia hidup dalam suasana yang harmonis
3. Upaya untuk melakukan transformasi warisan sosialisasi. Suatu masyarakat yang ingin mempertahankan keberadaannya, maka mereka dituntut untuk melakukan pewarisan nilai nilai yang ada. Misalnya bagaimana orang tua mengajarkan tata krama yang baik kepada anaknya, media massa menyalurkan pesan kepada khalayak.

Jadi proses komunikasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, karena dengan komunikasi kita bisa mengatur tata krama, mewariskan kebudayaan dll. Seseorang bisa dikatakan sukses tergantung cara dia berkomunikasi yang ia lakukan, oleh karena itu komunikasi sangat penting dalam kehidupan manusia untuk kelangsungan hidup.